Minggu, 22 Juni 2014

Semerawutnya Bandara Raden Inten II Lampung

Begitu menginjakan kaki keluar pintu kedatangan bandara Raden Inten II, wooow puluhan sopir taksi sudah merubung meributi penumpang yang baru keluar. Semua berebut menawarkan jasanya, dalam pikiran saya kenapa ga ada yang mengkoordinir ya? Benar-benar kacau dan semerawut. Begitu orang yang menjemput saya tiba, lebih semerawut lagi melihat parkiran mobil di Bandara ini. Untuk bisa mengeluarkan mobil saja butuh waktu satu jam, benar-benar crowded. Lepas dari bandara alhamdulillah kayak lepas dari lubang jarum. Orang bilang bandara itu cerminan beranda halaman depan rumah kita. Lampung dengan potensi kekayaan alam yang luar biasa tidak mampu membuat bandara yang "layak". Belajar dari kota-kota lain donk, Makassar, Medan, Pekanbaru, Balikpapan adalah contoh bandara modern yang bisa kita banggakan dan layak dicontoh buat Lampung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar