Selamat pagi Jakarta
Jakarta pagi ini kembali mendung. Sisa hujan semalam masih basah di jalanan, dari berita di televisi beberapa tempat kembali tergenang air. Ramalan BMKG sebenarnya sudah meramalkan cuaca buruk akan terus berlangsung sampai dengan akhir bulan Januari. Untuk mengantasipasi hal tersebut Pemda DKI telah melakukan berbagai upaya pencegahan seperti normalisasi waduk, pengerukan sungai, hibah dana ke Pemkab Bogor untuk penertiban villa-villa di Puncak, bahkan rekayasa cuaca pun dilakukan. Namun upaya tersebutnampaknya belum berhasil mencegah perkasanya kuasa alam. Upaya Jakarta menggandeng daerah-daerah penyangga sekitarnya, nampaknya tidak semuanya mendapat tanggapan positif. Pemerintah Kabupaten dan Kota Tangerang menolak rencana pembuatan sodetan kali Cisadane dengan alasan upaya tersebut hanya akan memindahkan banjir dari Jakarta ke Tangerang.
Efeknya terjadi banjir dimana-mana, Jakarta dikepung banjir. Darurat Bencana diberlakukan di Jakarta. Semua pihak turun tangan Pemerintah pusat, daerah, lembaga sosial hanya lembaga internasional saja yang belum karena mungkin Pemerintah malu kalo sampai gara-gara banjir harus meminta bantuan Internasional. Kalo sudah seperti ini nampaknya upaya yang dilakukan hanya sia-sia saja, karena banjir sudah menjadi langganan setiap tahun nampaknya kita sebagai warga Jakarta harus bisa pasrah saja terima nasib. Mau pindah juga pindah kemana, sekali memutuskan pindah tentunya bakal mengubah jalan hidup kita seterusnya. Atau kita pasrah saja menunggu relokasi dari Pemerintah DKI sambil berharap bantuan rumah/apartemen gratis dengan kompensasi “ganti untung” atas aset-aset kita sepanjang tidak berdiri di tanah negara tentunya.
Upaya membangun kesadaran seharusnya bisa dilakukan dari individual kita masing-masing, secara sederhana, yok mari kita mulai lagi mendidik anak-anak kita, keluarga kita, lingkunganjangan membuang sampah sembarangan, jangan mendirikan bangunan di bantaran kali, jangan mendirikan rumah di pinggir waduk.. Semangat Jakarta
Repost my nukil at : http://www.kompasiana.com/mpermana/kepungan-banjir-jakarta_551f6245813311706c9df7e5
Tidak ada komentar:
Posting Komentar